Friday, February 28, 2020

[Book Review] "The Tokyo Zodiac Murders" Karya Soji Shimada



Ratna Juwita

Halo, Readers! Sudah lama nih aku tidak mempublikasikan hasil review-ku. Sepertinya ketajamanku mulai menurun (Kayak dari awal emang pernah tajam aja). Hehe. Kali ini aku akan me-review buku bergenre misteri! Apakah kalian pencinta misteri? Kalau iya, kalian membaca review yang tepat!

Yaudah yuk simak review-ku tentang buku yang membuat jantungku berdegup ini!

Judul: The Tokyo Zodiac Murders
Penulis: Soji Shimada
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama
Tebal: 360 hlm.
ISBN: 978-979-22-8591-8

Rate: 4.5/5


Pada suatu malam bersalju tahun 1936, seorang seniman dipukuli hingga tewas di balik pintu studionya yang terkunci di Tokyo. Polisi menemukan surat wasiat aneh yang memaparkan rencananya untuk menciptakan Azoth—sang wanita sempurna—dari potongan-potongan tubuh para wanita muda kerabatnya. Tak lama setelah itu, putri tertuanya dibunuh. Lalu putri-putrinya yang lain serta keponakan-keponakan perempuannya tiba-tiba menghilang. Satu per satu mayat mereka yang termutilasi ditemukan, semua dikubur sesuai dengan prinsip astrologis sang seniman.



Sekilas Tentang Penulis

Soji Shimada mendapatkan julukan sebagai "Sang Dewa Misteri". Ia merupakan lulusan seni di sebuah universitas dan bekerja sebagai seorang sopir truk sekaligus musisi sebelum akhirnya mempublikasikan karyanya ini yang pernah dinominasikan dalam Edogawa Ranpo Award.

Ia menulis beberapa karya seri dengan tokoh Detektif Mitarai dan seri Detektif Yoshiki, serta menulis beberapa karya bergenre komedi misteri. Penulis perempuan ini lahir di perfektur Hiroshima dan saat ini telah berusia sekitar 71 tahun. Rupanya, ia adalah penggemar Sherlock Holmes dan band The Beatles.

Isi

"Semakin dalam rasa sakit yang kamu miliki, maka akan semakin kamu tutup-tutupi. Aku yakin tidak hanya aku yang menderita. Kenyataan yang pahit seringkali dibalut dengan senyuman-senyuman palsu."

Ini adalah novel terjemahan dari bahasa Jepang dan sudah cukup langka di Indonesia. Aku bukan berniat jahat dengan merekomendasikan buku yang susah dicari, tapi buku ini menurutku bagus dan ending-nya sama sekali tidak terduga. Bahkan meskipun telah bertahun-tahun sejak pertama kali dipublikasikan, buku ini masih tetap populer.

Cerita berawal dari kematian seorang seniman di sebuah ruangan tertutup, setelah itu selama lebih dari 40 tahun orang-orang berlomba-lomba memecahkan kasus ini, tetapi tak ada satu pun dari mereka yang berhasil memecahkan misteri pembunuhan tersebut. Media-media menerbitkan berbagai macam artikel dan penerbit-penerbit mempublikasikan buku-buku mengenai spekulasi-spekulasi terkait misteri ini, tetapi tetap saja pada akhirnya misteri ini tetap tak terpecahkan hingga lama-kelamaan isunya mereda.

Novel ini menggunakan sudut pandang orang pertama seorang tokoh bernama Kazumi Ishioka yang menemani sahabatnya yang merupakan seorang astrolog sekaligus detektif bernama Kiyoshi Mitarai. Kalau kalian pernah membaca serial Sherlock Holmes, maka Kazumi Ishioka diibaratkan seperti Dr. Watson dan Kiyoshi Mitarai adalah Sherlock Holmes.

Karakter tokoh-tokoh utamanya sangat kuat meskipun karena banyaknya tokoh, aku sampai lupa dengan sebagian besar nama-namanya. Seperti cerita misteri pada umumnya, novel ini melibatkan banyak tokoh dari berbagai macam profesi. Akan tetapi, hal ini pulalah yang menjadikan novel ini sangat menarik karena identitas pelaku benar-benar tersimpan dengan rapi di antara para tokoh-tokoh unik tersebut.

Meskipun alurnya bergerak sangat lambat, kasusnya sangat menarik, unik, tidak biasa, dan membuatku berpikir keras. Setting waktu tahun 1979 benar-benar terasa dan dideskripsikan dengan sangat baik. Semua spekulasi seolah dengan mudahnya ditampik begitu saja berdasarkan fakta-fakta lama maupun yang baru saja ditemukan. Namun, kalian mungkin akan sedikit dibuat bingung dengan penjelasan mengenai zodiak dan astrologi di bagian awal bab.

Terlepas dari kebingungan yang aku rasakan ketika membaca di bab-bab awal, bab-bab selanjutnya benar-benar membuatku terbenam dalam buku. Aku dibuat sangat penasaran dengan jalannya kasus dan sosok pembunuh yang sama sekali tidak nampak sekalipun hanya bayangannya saja.

Aku biasa menebak-nebak pelaku ketika membaca Detektif Conan, Sherlock Holmes, dan cerita misteri lainnya. Kebanyakan benar, tapi tak jarang juga salah dan novel ini malah semakin mengukuhkan rekor “salah tebak”-ku. Benar-benar tak terduga. Termasuk trik pembunuhannya.

Membaca novel ini seperti sedang menunggu bom waktu untuk meledak!

Walaupun aku sudah membaca buku ini sejak tahun 2017, aku masih bisa merasakan sensasi keterkejutan dan rasa menyenangkan yang selalu hadir ketika membaca buku misteri yang mengasyikkan!

Aku bahkan sempat mengira kasus ini benar-benar pernah terjadi di Jepang, lalu memutuskan untuk pergi mencarinya di internet dan berakhir dengan fakta bahwa buku ini murni hanyalah fiksi. Selama berhari-hari bahkan bertahun-tahun setelahnya, aku masih ingin mengulang membaca novel ini. Barangkali aku akan menemukan hal-hal baru yang sebelumnya tidak kusadari.

Buku yang sangat apik! Aku sangat merekomendasikannya untuk kalian terutama yang sangat menyukai cerita misteri. Mungkin, buku ini bisa menjadi “angin segar” untuk kalian yang jenuh dengan cerita-cerita misteri lainnya.

Oh iya, satu hal lagi yang ingin aku sampaikan. Novel ini bisa dibilang sadis, setidaknya menurutku. Jadi, kalian yang mungkin tidak tahan dengan deskripsinya bisa mempertimbangkan lagi untuk membaca novel ini.

Bagaimana menurut kalian? Apakah kalian tertarik membaca buku ini?

"Saya mungkin berbeda dari orang lain, tetapi itulah yang menjadikan saya seorang seniman. Seni bukanlah meniru hasil karya orang lain; seni sejati hanya ada dalam perbedaan. Meskipun akan lebih mudah, saya tidak pernah mau mengikuti jejak orang lain."

What do you think? :

0 Creat Your Opinion:

Post a comment

Social Profiles

Twitter Instagram Wattpad Quora RSS Feed Email Pinterest

My Profile

My photo
The books' better half who's been taking small steps each day towards her dreams. She's very interested in reading literacy, education, culture, and philosophy. You can find her on Twitter @psybooklogy and Instagram @ra.juwita

初めまして

日本語日本文学生のラトナ・ジュウィタです、どうぞよろしくお願いします! このブロクを気に入っていただけたら嬉しいです。

Total Pageviews

Blinking Cute Box Panda
Powered by Blogger.

Copyright © Ratna Juwita | Powered by Blogger
Design by Lizard Themes | Blogger Theme by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com