Monday, December 04, 2017

[Me Time] Cerpen yang Booming dan Tuduhan Plagiat: Cerpen Ruang Dimensi Alpha karya Ratna Juwita

Baru saja, aku mendapatkan sebuah komentar mengejutkan di salah satu postingan cerita pendek di blog-ku ini. Sebuah komentar yang intinya mengatakan, “Wah, cerpen ini ada di buku SMP kelas 7, bahkan sampai sekarang masih ada bukunya. Sebenarnya yang menjiplak buku tersebut atau blog ini?”. Sontak saja aku terkaget-kaget membacanya. Apa? Aku dituduh plagiat?

 Kulihat, komentar tersebut di-post oleh akun bernama “unknown” pada September 2017 (Aku jarang membuka blog jadi ya begini kurang update. Hehe). Apa-apaan komentarnya? Aku sebenarnya merasa agak kesal karena dituduh plagiat secara tidak langsung, tapi juga penasaran, masa cerpenku, yang abal-abal ini, yang aku sendiri ketika membacanya ulang merasa malu, yang kutulis sewaktu aku masih SMP (FYI, ketika menulis ini, aku sudah kuliah semester 5) ini, ada di buku Bahasa Indonesia anak SMP? Yang benar saja.

Segera saja kutelusuri di simbah kepercayaanku dan benar saja baru kuketikkan kata kunci “Cerpen Ruang” langsung saja ada pilihan teratas “Ruang Dimensi Alpha”. What? Semakin terkaget-kagetlah aku. Oke, ku kliklah pilihan itu. Segera, di layar handphone-ku, berderet ulasan dan diskusi mengenai cerpen itu. Di situ pun dengan jelas tertulis “karya Ratna Juwita”. Wuih, bangga juga. Hehe.

Tapi, ketika kucari-cari, sepertinya ada perubahan pada nama tokoh, yang kubuat keren, jadi ke-Indonesia-an banget namanya. Bukan berarti ku bermaksud bilang bahwa nama Indonesia itu jelek. Bukan. Tapi karena latar waktunya adalah masa depan, jauh setelah bumi hancur diterjang meteor, maka nama-nama yang ada saat ini tentu sudah tidak relevan, kan? Itu logikaku saat masih SMP ketika menulis cerpen itu.

Perbedaannya lagi ada pada ending cerita. Karena cerita ini kutulis saat aku masih SMP dan sering kali membaca cerita menye-menye yang cinta-cintaan, maka alurnya pun ending-nya romantis gitu. Tapi karena ini buku untuk anak SMP, yang seharusnya tidak berisi cinta-cintaan dan menye-menye, penerbit sepertinya sengaja menyunting cerpen tersebut. Mohon digarisbawahi, penerbit sama sekali tidak mengontakku secara personal untuk pencatutan dan penyuntingan itu. Terheran.

Aku tidak mempermasalahkan penyuntingan itu, aku mempermasalahkan ketiadaan permintaan izin dari penerbit yang bersangkutan—aku masih tidak tahu penerbit mana yang mencatutnya—kepadaku secara langsung. Aku menebak-nebak, apakah komentar “izin copy” yang ada di kolom komentar postingan cerpen ini adalah dari pihak penerbit tersebut? Aku tidak tahu.

Seharusnya, aku mendapatkan royalti untuk pencatutan cerpen itu. Tapi bukan masalah itu yang sedang kubicarakan saat ini, melainkan etika sebuah penerbit mengambil karya orang dari internet tanpa berkomunikasi secara langsung untuk meminta izin pada pihak yang berangkutan. Bahkan, aku tidak tahu jika cerpen itu dimasukkan di sebuah buku untuk bahan ajar anak SMP. Seharusnya, aku perlu tahu hal itu. Seharusnya.

Aku tidak tahu etika penerbitan, sih walaupun sudah bertahun-tahun berkecimpung di dunia penulisan. Aku pernah menjadi editor penerbitan indie, mengikuti ratusan lomba menulis dan memenangkan beberapa diantaranya, dan sebagainya. Namun, tak dapat dipungkiri aku ‘sedikit’ merasa bangga karyaku bisa ‘nangkring’ di buku ajar anak SMP. Aku menyetujui penyuntingan itu karena target pembacanya adalah anak remaja SMP, akan lebih bagus memang apabila ending ceritanya tidak mengandung unsur romansa.

Bagi yang penasaran dengan hasil suntingannya, bisa coba mencari tahu di mbah masing-masing. Hehe. Kalau penasaran dengan karya aslinya, bisa pencet pilihan cerpen di blog-ku ini dan cari judul cerpen “Ruang Dimensi Alpha”.

Sekali lagi aku tegaskan, aku tidak plagiat. Cerpen itu bahkan sudah kuposting sejak tahun 2014 dan baru dimasukkan ke dalam buku pada tahun 2016 oleh sebuah penerbit yang tidak kutahu rupanya. Lain kali, mungkin aku akan merasa lebih senang dan merasa dihargai apabila karyaku diminati dan dicatut dengan sepengetahuan dan izinku.  



Yogyakarta, 3 Desember 2017

1 comment:

Social Profiles

Twitter Instagram Wattpad Quora RSS Feed Email Pinterest

My Profile

My photo
Books' better half who's been taking small steps each day towards her dreams. She's very interested in reading literacy, education, language, culture, and philosophy. You can find her on Twitter @psybooklogy and Instagram @ra.juwita

初めまして

日本語日本文学生のラトナ・ジュウィタです、どうぞよろしくお願いします! このブロクを気に入っていただけたら嬉しいです。

Recent Post

[Traveling] Keindahan Alami Pantai Soryar, Biak, Papua

Total Pageviews

Blinking Cute Box Panda
Powered by Blogger.

Copyright © Ratna Juwita | Powered by Blogger
Design by Lizard Themes | Blogger Theme by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com