Saturday, February 22, 2020

[BookTalks] Visualisasi Karakter Serial “Bumi” Karya Tere Liye

Image result for serial bumi tere liye
(sumber gambar di sini)

Ratna Juwita

Readers, apakah kalian salah satu pencinta novel-novelnya Tere Liye? Kalau aku, ya! Aku suka banget meskipun aku tidak pernah mengikuti sosial medianya atau pernah datang ke launching buku atau seminar dengan dia sebagai pembicaranya, yang jelas aku suka karya-karyanya. Salah satu karya yang kusuka jelas serial "Bumi"!

Awalnya, aku sama sekali tidak tertarik untuk membaca serial "Bumi', kenapa? Aku sama sekali tidak pernah punya novel berseri dan tidak berniat membaca novel berseri. Menunggu hingga buku berikutnya terbit ketika aku berada di puncak rasa penasaran adalah hal yang menurutku menjengkelkan.

Namun, aku kira serial Bumi ini akan berakhir di “Bintang” karena saat itu seri yang baru keluar adalah “Bintang”, jadilah aku membeli keempat buku sekaligus dari mulai “Bumi”, “Bulan”, “Matahari”, dan “Bintang”. Waktu itu ada yang menjual buku bekasnya dengan harga sangat murah, sih. Tanpa babibu lagi, segeralah aku ambil bukunya sebelum keduluan oleh yang lainnya. Hehe.

Ketika membaca buku pertamanya, yaitu “Bumi” aku sangat ketagihan! Aku sama sekali tidak bisa berpaling dari bukunya. Kalaupun bisa, otakku terus terbayang-bayang oleh ceritanya!

Setelah menuntaskan “Bumi”, aku langsung mengambil buku “Bulan” dan saat itu juga aku membacanya. Aku tidak ingin mati penasaran dengan ceritanya, astaga. Gaya bercerita khas Tere Liye yang mengalir benar-benar membuatku masuk ke dalam cerita, membayangkan semua kejadiannya layaknya sedang menonton sebuah film fantasi.

Sepertinya aku lupa mengatakan bahwa aku bukanlah seorang penggemar novel fantasi. Aku rasa, “Bumi” adalah novel fantasi pertama yang kubaca dan membuatku jatuh cinta pada halaman pertama.

Aku bersyukur karena tidak membaca bukunya sejak buku itu pertama muncul. Kalau aku membacanya saat itu, aku pasti sudah berakhir ripping off my hair because I desperately want to read the next story! LOL

Aku tidak sedang mengada-ada, bukunya memang semenarik itu. Biasanya, aku menghindari fantasi karena aku takut tidak memahami gerakan-gerakan atau sihir yang dijelaskan dalam cerita, tapi Tere Liye melakukannya dengan sangat baik! Tidak hanya world building-nya yang memukau, tetapi buku-buku tersebut juga well-researched! Aku bisa membayangkan seberapa banyak buku pengetahuan yang dibaca oleh Tere Liye untuk menulis buku-buku itu. Dan, itulah salah satu alasan aku menyukai karya-karyanya. Selalu ada banyak ilmu pengetahuan dan hikmah yang bisa diambil.

Selain itu, tokoh-tokohnya juga memiliki karakter yang kuat dan sangat menempel di ingatan. Bahkan setelah beberapa tahun sejak pertama kali aku membaca novel “Bumi”, aku masih ingat adegan-adegannya. Hal yang semakin membuatnya istimewa adalah fakta bahwa aku akan dengan senang hati membacanya sekali lagi mulai dari “Bumi”!

Itu adalah sebuah pencapaian karena aku bukanlah tipe orang yang suka membaca sebuah novel hingga dua kali, apalagi lebih.

Setelah menamatkan novel “Bintang”, aku kalang kabut mencari novel selanjutnya. Syukurlah tidak perlu menunggu waktu hingga satu tahun untuk buku selanjutnya terbit. Yap, “Ceros dan Batozar” juga “Komet” yang terbit hampir dalam waktu bersamaan.

Beberapa bulan lalu, aku mengikuti sebuah lomba menulis resensi untuk novel-novel barunya Bang Tere, yaitu “Ceros dan Batozar”, “Komet”, dan “Komet Minor”. Waktu itu lombanya diadakan oleh Penerbit Gramedia dan hadiah utamanya ke Jepang! Wow! Siapa yang akan melewatkan kesempatan yang super langka itu?

Aku pun memutuskan untuk mengikuti lombanya dan mengajak salah satu temanku untuk ikut serta dalam pembuatan video dan ilustrasi karakternya. Aku pikir, ya kalau hanya sekadar resensi aku rasa ada banyak orang yang bisa melakukannya. Jadi, aku berpikir untuk membuat visualisasi karakter-karakternya.

Menggambar memang salah satu hobiku, tetapi menggambar karakter anime bukanlah keahlianku. Oya, kalian bisa baca resensiku untuk novel-novel itu di sini. Aku bahkan menyempatkan untuk membuat sebuah video layaknya sebuah teaser film untuk lomba ini.

Ya, pada akhirnya aku tidak berhasil memenangkan lombanya, tapi aku melakukannya dengan sepenuh hati dan aku sangat puas dengan kerja kerasku dan teman-temanku untuk “proyek” ini.

Berikut ini adalah visualisasi karakter tokoh-tokoh dalam serial “Bumi” yang kami kerjakan untuk lomba itu.

Raib. Ia memiliki ciri fisik berambut panjang, lurus, hitam, dan memiliki poni. Raib merupakan keturunan dari Klan Bulan yang tinggal di bumi bersama kedua orang tua angkatnya. Tepatnya, ia adalah Putri Bulan, seorang anak dari garis keturunan murni Klan Bulan yang lahir dalam siklus dua ribu tahun sekali. Raib, seperti namanya, bisa menghilang. Ia juga memiliki kekuatan lain seperti menyembuhkan luka, memberikan sugesti, berbicara dengan alam, dan sebagainya. Kemampuan-kemampuan tersebut ia dapatkan dari hasil latihannya bertualang bersama Seli dan Ali ke berbagai klan.



Seli. Teman sebangku Raib. Sosoknya ceria, penyuka drama Korea, boyband, dan hal-hal lain yang biasa digemari anak seusianya. Seli adalah keturunan asli Klan Matahari. Ia bisa mengeluarkan cahaya, petir, dan menggerakkan benda-benda di sekelilingnya.



Ali. Teman sekelas Raib dan Seli. Ia merupakan tokoh yang paling genius di antara mereka bertiga. Meskipun di sekolah ia selalu berpenampilan acak-acakan mulai dari ujung rambut hingga ujung kaki, pemalas, dan sering mendapat nilai jelek, tetapi sebenarnya ia hanya merasa bosan dengan pelajaran sekolah yang telah dikuasainya di luar kepala. Sejak menyaksikan kedua temannya—Raib dan Seli—memiliki kekuatan, ia menjadi antusias dan menciptakan benda-benda berteknologi tinggi yang ia pelajari dari klan lain. Tak jarang, benda-benda ciptaannya sangat membantu mereka ketika sedang bertualang. Satu lagi, ia bisa berubah menjadi beruang raksasa saat sedang marah.



Bagaimana menurut kalian? Apakah sesuai dengan yang kalian bayangkan? Yah, ada banyak kekurangan sih dari banyak sisi, termasuk keluwesan gambarnya. Hehe. Kami masih amatir untuk ini.

Mungkin kalian punya bayangan lain tentang karakter Ali, Raib, dan Seli? Kalau kalian mau melihat “video teaser” yang kami buat, kalian bisa melihatnya disini, ya!

0 Creat Your Opinion:

Post a Comment

Social Profiles

Twitter Instagram Wattpad Quora RSS Feed Email Pinterest

My Profile

My photo
Books' better half who's been taking small steps each day towards her dreams. She's very interested in reading literacy, education, language, culture, and philosophy. You can find her on Twitter @psybooklogy and Instagram @ra.juwita

初めまして

日本語日本文学生のラトナ・ジュウィタです、どうぞよろしくお願いします! このブロクを気に入っていただけたら嬉しいです。

Recent Post

[Traveling] Keindahan Alami Pantai Soryar, Biak, Papua

Total Pageviews

Blinking Cute Box Panda
Powered by Blogger.

Copyright © Ratna Juwita | Powered by Blogger
Design by Lizard Themes | Blogger Theme by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com