Sunday, February 23, 2020

[J-Talks] Keluarnya Hirate Yurina (Techi) dari Keyakizaka46


Image result for hirate yurina quit
(sumber gambar di sini)

Ratna Juwita

Pertama-tama, mari kita perjelas.

Siapa itu Hirate Yurina?

Hirate Yurina atau akrab dipanggil Techi adalah seorang center dari sebuah idol group Jepang Keyakizaka46. Konsep mereka sama seperti AKB48 karena mereka dibentuk oleh orang yang sama, yaitu Yasushi Akimoto atau akrap dengan panggilan Aki-P. Bedanya, Keyakizaka46 adalah “adik” dari Nogizaka46 yang telah lebih dulu sukses dan memang dibentuk untuk menjadi “pesaing” AKB48.

Aneh? Memang, tapi begitulah kenyataannya.

Aku sempat jatuh cinta pada Keyakizaka46 dan sudah pernah aku ceritakan di sini. Namun, aku tidak sepenuhnya mengikuti perkembangan mereka meskipun aku sangat menyukai Hirate Yurina sejak pertama melihat video musik mereka “Futari Saison” kemudian “Silent Majority”. Lagu-lagu mereka sangat cocok di telinga dan konsep grup mereka yang unik sangat sesuai sebagai “pelepas dahaga” di tengah banyaknya idol group dengan konsep “cute”, “sweet”, “beautiful”, dan sebagainya.

Kesuksesan Keyakizaka46

Muncul dengan konsep yang tidak biasa, Keyakizaka46 berhasil memberikan angin segar bagi dunia musik Jepang. Lagu-lagu mereka kebanyakan bertema permasalahan sosial dan remaja khususnya di sekolah. Dipadukan dengan tarian yang garang dan minim senyuman (tidak seperti idol group biasanya yang memamerkan senyuman dari awal hingga akhir), Keyakizaka46 sukses meraih popularitas dalam waktu singkat.

Grup ini dibentuk pertama kali pada tahun 2015 dengan 21 orang perempuan remaja rentang usia 14 hingga 22 tahun (saat itu). Single pertama mereka yang berjudul “Silent Majority” berhasil memuncaki tangga lagu Jepang, bahkan mengalahkan rekor penjualan album yang selama ini dipegang HKT48 dengan single “Suki, Suki, Skip”.

“Silent Majority” sendiri merupakan lagu yang berisi mengenai orang-orang dewasa yang kebanyakan “diam” dan “tidak berani melawan”. Pada akhirnya, anak-anak remaja akan menjadi orang dewasa yang membosankan dan penuh aturan. Untuk itu, mereka memberikan dorongan kepada orang-orang agar mau mengambil jalan yang berbeda meskipun sendirian.

Pesan-pesan yang terkandung dalam lagu-lagu mereka benar-benar bisa menggetarkan jiwa. Single terbaru mereka, “Kuroi Hitsuji” (Black Sheep) juga sama luar biasanya. Aku pribadi merinding dan langsung menyukai lagu ini ketika pertama kali mendengarkannya padahal aku sudah sekitar dua tahun lebih tidak pernah mengikuti perkembangan mereka lagi.

Berhenti Mengikuti Perkembangan Keyakizaka46

Aku berhenti mengikuti Keyakizaka46 meskipun mereka adalah grup yang berhasil membangkitkan kembali jiwa fangirl-ku sekitar tahun 2017. Aku merasa semakin lama konsep grup ini semakin kelam dan aku sangat benci dengan model rambut pendek Hirate Yurina.

Sepertinya manajemen ingin lebih mengukuhkan kesan “garang” dalam Keyakizaka46, tapi dengan menampilkan sosol “maskulin” member, terutama Hirate Yurina yang berposisi sebagai center. Menurutku, menjadi “garang” bukan berarti berpenampilan seperti laki-laki. Menjadi maskulin bukan berarti harus berambut pendek seperti laki-laki.

Aku menyukai mereka karena mereka menampilkan dua sisi. Mereka tetap berpenampilan feminin, tapi dapat berubah menjadi garang atau terlihat maskulin ketika membawakan lagu-lagu mereka. Mungkin manajemen ingin totalitas baik ketika mereka berada di luar panggung maupun ketika tampil membawakan lagu, sehingga kemudian Hirate Yurina dipoles sedemikian rupa hingga menyerupai laki-laki. Namun bagiku, aku memilih mundur daripada harus melihat idolaku menjadi seperti laki-laki dan seperti sedang disiksa habis-habisan.

Puncaknya adalah ketika single mereka yang bertajuk “Glass wo Ware” dirilis. Di situ, tarian mereka terlihat semakin beringas dan aku bisa melihat betapa lelahnya mereka melakukan tarian dengan konsep seperti itu. Terbukti, setelah itu Hirate jatuh sakit sampai-sampai pingsan di panggung. Tidak hanya Hirate, bahkan anggota-anggota lain juga mengalami hal yang sama.

Sejak memutuskan tidak lagi mengikuti mereka, beberapa kali aku masih membaca berita perihal Hirate yang harus istirahat dan tidak ikut tampil di panggung, lalu dia yang jatuh dari panggung, memar, terkilir, dan sebagainya. Berita-berita itu semakin membuatku kukuh dengan keputusanku meninggalkan mereka.

Pengumuman Hirate Keluar dari Grup

Pada tanggal 23 Januari 2020, Hirate mengumumkan bahwa ia akan keluar dari grup. Aku langsung menelusuri beritanya. Aku kira, ia akan “graduate” seperti anggota lain dan sebagaimana konsep mereka sebagai idol, tetapi kata yang digunakannya adalah “keluar”. Berbeda dengan dua rekannya, Oda Nana dan Suzumoto Miyu yang memutuskan “graduate” di waktu yang hampir bersamaan dengan keluarnya Hirate dan akan merayakan “acara perpisahan”, Hirate tidak.

 Ketika mendengar hal itu, jujur saja aku sedih. Aku kembali lagi membuka youtube dan menonton video-video awal mereka yang membuatku jatuh cinta. Saat itu, Keyakizaka46 berbeda dari yang sekarang. Mereka masih menari dengan ceria dan lagu-lagu mereka tidak seberingas sekarang.

Hirate Yurina dan Suzumoto Miyu sendiri dalam wawancara mengatakan bahwa ada yang berubah dari Keyakizaka46. Aku sangat mengetahui hal itu karena aku sudah merasakannya jauh sebelum ini.

Nyatanya, frasa “Eien wa umarenai” dalam salah satu lagu mereka yang menjadi favoritku, “Futari Saison” itu benar. Tidak ada yang namanya keabadian. Begitu juga dengan Keyakizaka46 dan para anggotanya. Setidaknya, aku mendukung keputusan Hirate untuk keluar dari Keyakizaka46, grup yang telah membesarkan namanya.

Aku harap, setelah ini ia akan menemukan jalan lain yang lebih sesuai untuknya dan tentunya, tidak membahayakannya. Lagu-lagu mereka akan tetap menjadi favoritku sepanjang masa karena dari sanalah aku kembali bersemangat menggeluti Jepang lebih dalam.

Terima kasih, Techi. You are still my favorite. I will watch you grow outside Keyakizaka46.

Image result for hirate yurina quit
(sumber gambar di sini)

0 Creat Your Opinion:

Post a comment

Social Profiles

Twitter Instagram Wattpad Quora RSS Feed Email Pinterest

My Profile

My photo
Books' better half who's been taking small steps each day towards her dreams. She's very interested in reading literacy, education, language, culture, and philosophy. You can find her on Twitter @psybooklogy and Instagram @ra.juwita

初めまして

日本語日本文学生のラトナ・ジュウィタです、どうぞよろしくお願いします! このブロクを気に入っていただけたら嬉しいです。

Recent Post

[Traveling] Keindahan Alami Pantai Soryar, Biak, Papua

Total Pageviews

Blinking Cute Box Panda
Powered by Blogger.

Copyright © Ratna Juwita | Powered by Blogger
Design by Lizard Themes | Blogger Theme by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com